ORGANISASI SOSIAL BISNIS DAN SISTEM KEKERABATAN

1.Keluarga dapat dibentuk karena hubungan perkawinan (nuclear family) atau hubungan sedarah (consanguine family)
a.Jelaskan secara singkat pernyataan di atas ?
b.Jelaskan juga 3 (tiga) fungsi kelurga !
c.Berikan 2 contoh dan deskripsi masyarakat yang menggambarkan bentuk keluarga di atas !
Jawab :
a.Keluarga karena hubungan perkawinan (nuclear family) atau yang biasa disebut keluarga inti adalah termasuk dalam keluarga inti yaitu suami, isteri dan anak-anak mereka yang belum menikah. Anak tiri dan anak yang secara resmi diangkat sebagai anak memiliki hak yang kurang lebih sama dengan anak kandung, dan karena itu dapat dianggap pula sebagai anggota dari suatu keluarga inti. Bentuk keluarga seperti ini adalah bentuk yang sederhana, dan berdasarkan monogami. Keluarga ini yang lebih kompleks adalah apabila dalam keluarga terdapat lebih dari seorang suami atau isteri. Keluarga inti yang seperti ini adalah keluarga inti yang berdasarkan poligami secara khusus. Keluarga inti dengan seorang suami tetapi lebih dari seorang isteri disebut keluarga inti yang berdasarkan poligini, sedang keluarga inti dengan seorang isteri tetapi lebih dari seorang suami adalah keluarga ini berdasarkan poliandri. Di seluruh dunia, masyarakat-masyarakat dengan keluarga inti berdasarkan poligini lebih banyak jumlahnya daripada keluarga-keluarga inti monogami. Sebaliknya, dalam masyarakat suku-suku bangsa yang mengenal sistem poligini biasanya hanya merupakan bagian kesil saja dalam masyarakat seperti itu (yaitu kurang dari 20%), yang umumnya adalah para warga kelas atas, bangsawan, orang kaya dan lain-lainnya. Kecuali itu sebagian besar penduduk dunia hidup secara monogami. Karena mereka sekarang telah mulai terpengaruh oleh bentuk keluarga inti seperti yang di Eropa dan Amerika dan keluarga inti di seluruh dunia memiliki dua fungsi pokok yaitu :
1)Dimana warganya dapat memperoleh dan mengharapkan bantuan secara perlindungan dari sesama warga keluarga inti.
2)Dimana warganya diasuh dan memperoleh pendidikan awalnya ketika mereka belum mandiri.
Fungsi tambahan lain yang juga sangat penting adalah melaksanakan pekerjaan-pekerjaan produktif (misalnya berladang dan bertani di sawah), yang tentu saja banyak terkecualinya. Dalam suku-suku bangsa pemburu, keluarga inti tidak merupakan kesatuan dalam usaha-usaha produktif, karena berburu hanya dilakukan oleh suami dan anak-anak pria yang telah besar saja, yang membentuk kelompok berburu bersama beberapa pria lain. Isteri-isteri pemburu biasanya bekerja di ladang atau meramu bersama-sama. Di dalam masyarakat kita sendiri, keluarga inti sering kali tidak merupakan kesatuan dalam usaha produktif, karena suami misalnya menjadi supir perusahaan, sedang isterinya berjualan pisang goreng di warungnya.
Keluarga karena hubungan sedarah (consanguine family) adalah mereka yang mempunyai ikatan darah dengan kita. Kerabat perkawinan terjadi karena adanya hubungan perkawinan dan hubungan keturunan diantara orang tua dan anak merupakan ikatan pokok kekerabatan. Dengan kata lain masih ada hubungan sarudara yang terikat oleh adanya keturunan yaitu hubungan darah (consanguine family). Dan biasanya keluarga karena hubungan sedarah bagi seorang individu, kaum kerabat sosiologinya itu dibedakan berdasarkan adanya hubungan kekerabatan, kesadaran akan hubungan kekerabatannya, pergaulan berdasarkan hubungan kekerabatan. Dan keluarga saudara terdiri atas wanita dan anak-anak mereka yang belum berdiri di atas kaki sendiri dan saudara-saudara lelaki mereka. Dalam masyarakat seperti itu pria dan wanita memang kawin, tetapi tidak tinggal bersama sebagai suami dan teman hidup, sebaliknya mereka menghabiskan masa hidup mereka menghabiskan masa hidupnya.

2.Kita mengenal istilah kelompok keturunan (descent group) dengan prinsip-prinsip keturunan yang membatasi anggotanya. Sementara di lain pihak juga dikenal kelompok saudara (kindred) yang berfokus pada ego sebagai pusat
a.Jelaskan secara singkat kedua bentuk kelompok tersebut ?
b.Jelaskan bagaimana cara mereka membatasi anggotanya ?
c.Berikan dua (dua) contoh masyarakat yang menentukan kekerabatannya berdasarkan kindred dan masyarakat yang berdasarkan kelompok keturunan ?

Jawab :
a.Kelompok keturunan (descent group) adalah satuan sosial yang diakui oleh masyarakat demikian rupa sehingga garis keturunan dari seorang leluhur tertentu baik seorang leluhur baik yang sungguh-sungguh ada maupun yang hanya ada dalam mitologi menjadi kriteria keanggotaan.
Hubungan kekerabatan yang ditentukan oleh prinsip-prinsip keturunan yang bersifat selektif, mengikat sejumlah hak dan kewajiban tertentu, misalnya hak waris atas harta, gelar, pustaka, lambang-lambang dan lain-lainnya dan juga hak atas suatu kedudukan, kewajiban untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan yang dilakukan bersama serta kewajiban untuk melakukan kegiatan-kegiatan produktif bersama-sama.
Bentuk kelompok keturunan (descent group) terdiri dari :
Keturunan unilineal (unilineal descent / unisex) menentukan keanggotaan kelompok keturunan saja secara eksklusif melalui garis laki-laki atau perempuan saja (patrilineal dan matrilineal)
Keturunan ganda (double descent). Dalam sistem ini keturunan itu bersifat matrilineal untuk keperluan keperluan tertentu dan patrilineal untuk keperluan-keperluan lainnya.
Keturunan ambilineal (kognatif, non unilineal) keturunan dimana orang dapat memilih, menggabungkan diri dengan kelompok keturunan ayah dan ibu.
Bentuk kelompok saudara (kindred) terserah memiliki suatu karakteristik yang menyebabkannya berbeda dengan semua kelompok keturunan lainnya. Karena strukturnya yang bilateral, kelompok saudara tidak pernah sama bentuk dua individu yang manapun juga kecuali saudara kandung (laki-laki dan perempuan). Jadi tidak ada dua orang kecuali saudara kandung) yang termasuk kelompok saudara yang sama. Misalnya kelompok saudara ayah ego ke atas, meliputi nenek dan kakak ayah tersebut dan kesamping meliputi saudara-saudara sepupu, yang terlalu jauh untuk dikenal oleh ego, hal yang sama juga berlaku untuk ibu ego, bibi-bibi dari pihak ibu dan ayah dan paman-paman, jadi kelompok saudara itu tidak terdiri atas orang-orang yang memiliki leluhur bersama, tetapi atas orang-orang yang sama-sama mempunyai hubungan dengan orang yang masih hidup yaitu ego. Karena ego adalah pusat kelompok saudara yang berpusat atau berfokus ego, sebab yang menjadi titik pusatnya adalah ego atau orang yang melihat kepada kelompok. Bahkan terhadap egopun keanggotaan kelompok itu terus menerus berubah selama perjalanan hidup ego atau kelompok saudara kindred adalah kelompok orang yang berhubungan erat dengan orang-orang yang masih hidup melalui kedua orang tua masing-masing.
b.Cara membatasi anggotanya dapat dilakukan atas dasar tempat tinggal seorang, misalnya kalau tempat tinggal orang tua bersifat patrilokal, orang mungkin secara otomatis dianggap masuk kelompok keturunan ayahnya. Setiap orang juga dapat dihadapkan pada sejumlah pilihan, dimana ia dapat memilih sendiri. Cara yang paling lazim untuk membatasi keanggotaan adalah dengan menghubungkan keanggotaan kelompok dengan jenis kelamin. Sebagai ganti menelusuri keanggotaan sampai kembali kepada nenek moyang bersama, kadang-kadang melalui garis perempuan, orang menariknya secara eksklusif melalui pria atau wanita saja. Dengan cara demikian setiap orang dengan sendirinya termasuk kelompok ibunya atau kelompok ayahnya dan hanya kelompok itu saja.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: