ORGANISASI SOSIAL BISNIS DAN SISTEM KEKERABATAN

Contoh keluarga inti di lingkungan yang berasal dari orang-orang Eskimo yang mempunyai pekerjaan masing-masing. Pada musim dingin keluarga yang kecil itu masing-masing: Pada musim dingin keluarga yang kecil-kecil itu mengembara di padang yang luas untuk mencari makan. Si suami berburu dan medirikan pondok. Sedangkan si istri memasak, bertanggung jawab atas anak-anak, dan membuat serba memelihara pakaian agar tetap baik. Salah satu tugasnya, ialah mengunyah sepatu boot suaminya agar kulitnya cukup lunak untuk dipakai keesokan harinya, sehingga ia dapat mencari binatang lagi. Istri dan anak-anaknya tidak dapat hidup tanpa suaminya, dan tetap hidup tanpa istri terbayangkan oleh seorang laki-laki dan dapat ditarik kesimpulan bahwa bagi orang Eskimo mobilitas itu memberi kemungkinan untuk berburu mencari pangan. Bagi orang Amerika ada kesempatan untuk berburu merupakan pekerjaan yang memperbaiki status sosial, yang memerlukan adanya bentuk unit keluarga yang mobil.
Selain tabel diatas perbedaan antara komunitas dengan kelompok kekerabatan adalah:
Komunitas lebih bedasar pada tempat tinggal.
Komunitas selalu menempati suatu wilayah khusus.
Komunitas mempunyai rasa kesatua seperti yang dimiliki hampir semua kesatuan.
Komunitas apabila sebagian warganya mulai berpencar keberbagai tempat lain, maka ikatan utama dari kesatuan itu hilang.
Tidak berdasarkan pada tempat tinggal saja.
Tidak menempati satu wilayah khusus.
Kelompok kekerabatan walaupun sebagian kerabatnya mulai berpencar ke tempat lain. Kekerabatan itu tidak akan hilang.
Kelompok kekerabatan terdiri dari keluarga inti, keluarga ambilineal kecil, ambilineal besar, klen kecil, klen besar, fratri, paroh masyarakat.

5. Selain itu pembatasan jodoh dalam perkawinan, dalam semua masyarakat di dunia ada larangan-larangan yang harus dipatuhi dalam memilih jodoh. Dalam masyarakat orang Jawa perkotaan, pembatasan seperti itu hampir tidak ada, kecuali larangan untuk menikah dengan saudara kandung, walaupun perkawinan antara anak-anak dari dua pria kakak beradik, antara anak-anak dua wanita kakak-beradik, atau dengan wanita yang umumnya lebih tua, sebaliknya dihindari juga. Dibeberapa tempat di Amerika perkawinan dengan saudara sepupu dari pihak ayah maupun pihak ibu dilarang, dan beberapa dasawarsa yang lalu perkawinan antara seorang warga kulit putih dengan seorang warga kulit hitam (negro) tidak mungkin dilaksanakan secara hukum, tetapi juga tidak diizinkan oleh lingkungan sosialnya. Pada masyarakat Batak di Indonesia seorang pria Marga A hanya dapat menikah dengan gadis Marga B saja, tetapi sebaliknya pria Marga B hanya boleh menikah dengan gadis Marga C.
Selain pembatasan jodoh berupa pantangan menikah, dalam banyak suku bangsa ada perkawinan yang oleh masyarakat umum dianggap ideal, misalnya perkawinan antara anak-anak sepasang kakak-beradik yang berbeda kelamin (misalnya anak saudara pria dengan anak saudara wanita). Orang Batak Toba misalnya, menganggap baik perkawinan antara seorang pria dengan anak wanita saudara pria Inang-nya (pariban-nya). Saudara pria ibunya olehnya disebut Tulang. Sebaliknya, perkawinan antara seorang pria dengan anak saudara wanita ayahnya dianggap kurang baik, dan sebaiknya dihindari walaupun tidak dilarang.
Jelaskan dan buatlah diagram kekerabatannya
a)Keluarga luas Virilokal berdasarkan adat menetap Virilokal.
b)Keluarga yang terikat karena hubungan perkawinan
c)Keturunan ganda
d)Berikan masing-masing sebuah contoh suku bangsa yang menerapkan bentuk tersebut diatas?
Jawab :
a) keluarga Virilokal yang berdasarkan adat Virilokal dan terdiri dari keluarga inti senior dengan keluarga inti dari anak-anak laki-lakinya.
Diagram kekerabatannya adalah

Keluarga yang terikat karena hubungan perkawinan adalah keluarganya yang terikat karena suatu transaksi dan kontrak yang sah dan resmi antara seorang wanita dan seorang pria yang mengukuhkan mereka yang tetap untuk berhubungan seks satu sama lain, dan yang menegaskan bahwa wanita yang bersangkutan sudah memenuhi syarat untuk melahirkan anak dalam suatu keluarga.
Diagram kekerabatan keluarga yang terikat karena hubungan perkawinan adalah :

Para ahli antropologi menggunakan diagram semacam ini untuk menggambarkan hubungan yang terbentuk karena perkawinan. Diagram selalu dimulai dengan seorang Individu hipotesis yang disebut Ego. Dan kemudian menggambarkan kekerabatan dan hubungan perkawinan dalam keluarga langsung Ego. Diagram diatas menggambarkan hubungan dalam keluarga inti seperti yang terdapat dalam masyarakat kita sendiri, Hanya dua generasi yang terlihat disini, tetapi semua hubungan yang mungkin terdapat diantara individu-individu itu dapat ditentukan berdasarkan diagram ini.

b)Keturunan ganda adalah sistem yang menghitung keturunan untuk beberapa keperluan menurut garis natrilineal dan untuk keperluan lain menurut garis patrilineal.

Contoh keluarga luas Virilokal adalah keluarga luas yang berlaku pada desa-desa atu daerah-daerah lokal yang merupakan tempat berkumpulnya keluarga-keluarga yang terikat hubungan kekerabatan melalui garis pria. Dalam setiap keluarga inti dalam masyarakat Virilokal, anak-anak terutama bergaul dengan kaum kerabat dari pihak ayahnya, sedang kaum kerabat dari pihak ibu mereka yang tinggal di desa-desa atau daerah-daerah lain kurang mereka kenal. Dengan demikian adat menetap sesudah menikah menentukan dengan kaum kerabat mana warga suatu masyarakat lebih banyak bergaul.
– Contoh keluarga yang terikat karena hubungan perkawinan adalah. Dikalangan orang-orang Arapesh, seperti yang digambarkan oleh Margaret Mead, ayah memilih istri untuk anaknya, yang harus dari Klen lain. Saudara laki-laki dan saudara sepupu yang laki-laki si istri, yang menjadi ipar anaknya, dan paman cucu-cucunya dari garis ibu harus “pemburu” yang trampil, petani kebun yang sukses tidak mudah marah dan arif dalam mengambil keputusan. Orang Arapesh tidak memandang perkawinan sebagai hal yang buruk yang harus diterima, tetapi sebagai kesempatan untuk mendapatkan ipar berdasarkan perkawinan (affines), dengan demikian menambah kehangatan lingkungan keluarga tempat anak cucunya kemudian dapat tinggal. Di Gopalpor, sebuah desa kecil di India selatan perkawinan dengan seseorang yan gada hubungannya melalui garis ayah, dipandang sebagai incest. Yang dicari ialah perkawinan dengan kerabat dari saudara perempuan atau ibu. Mempelai perempuan biasanya didatangkan dari desa lain dan harus dari kasta yang sama.
Dalam masyarakat dimana keluarga merupakan lembaga yang paling berkuasa yang mengawasi individu, ada kecenderungan untuk mengatur perkawinan demi keuntungan ekonomi dan politik unit keluarga yang bersangkutan seperti misalnya di Eropa pada zaman feodal di Cina dan India yang tradisional dan sampai baru-baru ini di Sepang. Perkawinan dua individu yang harus hidup bersama sepanjang usia dan bersama-sama membesarkan anak-anak mereka hanya suatu kesempatan dalam masalah serius untuk membentuk persekutuan antara dua keluarga melalui hubungan perkawinan. Perkawinan meliputi pemberian hak antar keluarga, termasuk hak atas harta milik, hak atas anak-anak, dan hak atas hubungan seksual.

Contoh keluarga ganda adalah dikalangan suku Yako. Suku Yako dari Nigeria yang bermukim dikota-kota besar yang berpenduduk sebanyak 11.000 jiwa, di organisasi serupa, secara sepintas, dengan kerabat patrilineal Smith dan Jones. Kelompok patrilineal kecil, seperti kelompok kerabat Smith dari jalan Elm, tinggal bersama di dalam suatu kompleks pemukiman tetapi, berlainan denagn jalan-jalan Smith yang bertebaran diantaranya, kelompok besar suatu kelompok keturunan patrilineal lokal besar yang memiliki tanah secara kolektif.
Kemudian beberapa kelompok keturunan patrilineal lokal besar ini dikelompokkan lagi menjadi satu Klen yang menduduki suatu daerah tertentu dari kota. Persamaan antara tingkatan wilayah dan segmentari ini mengingatkan kita pada suku Tiv. Klen-klen tadi bersifat eksogomi, jadi para istri dari seorang pria yang kerap mempunyai beberapa istri yang berasal dari daerah lain. Disamping itu semua orang, suku Yako juga mengikuti garis keturunan matrilineal dan setiap orang suku Yako termasuk Klen matrileneal ibunya. Bila garis keturunan patrilineal berurusan dengan harta bergerak, dengan perundingan formal bagi para anggota klen dan hak untuk membalas dendam bagi kematian mereka, dan dengan ritual yang melibatkan roh kesuburan. Jadi setiap orang suku Yako termasuk kepada kelompok patrilineal ayahnya dan juga kelompok matrileneal ibunya.
Jadi dua bentuk organisasi kelompok yang berlainan melalui keturunan patrilineal dan matrilineal, secara komplementer melengkapi berbagai funsi dalam situasi kehidupan suku Yako yang berlainan. Karena biasanya hanya para saudara kandung penuh yang termasuk kedalam klen keturunan patrilineal dan matrilineal yang sama

Orang-orang yang bersengketa dalam suatu persoalan bisa jadi akan merupakan sekutu di dalam rasi yang lain. Dengan demikian membantu mempersatukan masyarakat suku Yako yang besar (orde 1950).
Diagram keturunan ganda yang menghitung keturunan untuk beberapa keperluan menurut garis matrilineal dan untuk keperluan lain menurut garis patrilineal.

Catatan : (i) Patrilineal (ii) Matrilineal
Berarti ayah (father)
Berarti saudara laki-laki (brother)
Berarti suami (husband)
Berarti anak (son)
Berarti saudara perempuan (sister)
Berarti anak perempuan (daughter)
Berarti istri (wife)

b) 3 (tiga) fungsi keluarga terdiri dari :
– Kehidupan kelompok merupakan cara untuk bertahan hidup dan merupakan karakteristik dasar manusia.
– Kebutuhan universal yang dihadapi masyarakat manusia adalah kebutuhan untuk memberi makan kepada anak, memberi model, peranan seks yang sama kepada anak, kerjasama antara jenis kelamin dan untuk mengendalikan kegiatan seksual ini semua ditangani oleh keluarga
– Keluarga memberikan status pada seorang anak, bukan hanya status yang diperoleh seperti status yang terkait dengan jenis kelamin, urutan kelahiran dan hubungan kekerabatan tetapi juga termasuk didalamnya status yang diperoleh orang tua yaitu status dalam suatu kelas sosial tertentu.

– Contoh dasar dari keluarga inti adalah pada masyarakat kasta Nayar di Cochin (India Selatan). Karena dizaman dahulu kasta ini adalah kasta Prasurte, dan karena itu para pria yang belum tua selalu berpindah-pindah dari satu tempat ke tempat lain bersama barisannya. Istri dan anak-anak mereka seringkali mereka tinggalkan selama bertahun-tahun tampa memberi kabar apa-apa, oleh karena itu keluarga terpaksa berusaha menghadapi diri sendiri. Biasanya para istri prajurit itu mengelompok dan saling membantu.
Dalam hubungan persaudaraan yang erat sejak hampir tiga-perempat abad yang lalu, pekerjaan orang Nayar bukan menjadi prajurit lagi, dan karena itu gejala matrifokal itu telah hilang juga. Selain itu contoh dari bentuk keluarga inti lainnya adalah didaerah kepulauan di Amerika Tengah ini telah dianalisa oleh R. T. Smith dalam lapisan orang negro yang menetap di negara-negara bagian selatan Amerika Serikat, dan dalam lapisan buruh miskin di kota London. Selain itu gejala keluarga matrifokal juga terdapat diberbagai daerah di Amerika Selatan, Amerika Tengah, dalam perkampungan-perkampungan orang Indian di Amerika Serikat bagian barat, serta di Afrika Barat dan Selatan, dimana tenaga buruh laki-laki tertarik pergi dari keluarganya untuk waktu yang amat lama.
Deskripsi bentuk keluarga inti adalah dalam suku-suku bangsa yang hidup dari berburu misalnya, keluarga inti tidak merupakan suatu kesatuan dalam usaha-usaha produktif, karena berburu dilakukan suami dan anak laki-laki yang besar saja, yang bekerja sama dengan laki-laki lain. Sedangkan istri bekerja sama dengan wanita-wanita lain untuk menanam atau mencari tumbuhan. Juga dalam masyarakat kita sendiri kita bisa mendapat contoh dengan mudah dari keluarga inti yang tidak merupakan suatu kesatuan dalam usaha produktif. Di Jakarta misalnya, suami menjadi supir jawatan sedangkan istri memproduksikan pisang goreng yang dijual di warung kopi.

– Contoh dari bentuk keluarga sedarah (consanguine family) adalah orang Minangkabau, orang Nayar di India, penduduk Kep. Tory, Irlandia. Keluarga yang terdiri atas sejumlah perempuan yang masih bersaudara, saudara-saudara laki-laki mereka dan anak-anak para perempuan tersebut, penduduk Kep. Tory, nelayan penangkap ikan.
Deskripsi dari bentuk keluarga sedarah (consanguine family) adalah orang disebut berkerabat dengan seseorang apabila orang tersebut mempunyai “hubungan darah” tentu sangat besar jumlahnya, mereka saling dan masing-masing tentu hanya mengenal beberapa saja diantaranya, dan mengetahui seluk-beluk ikatan kekerabatannya dengan mereka, karena dari seluruh kerabat yang dimiliki seseorang (yaitu kerabat “biologis”-nya), hanya sebagaian kecil saja yang merupakan kerabat “sosiologis” nya bagi seorang individu kaum kerabat “sosiologis”-nya itu dibedakan berdasarkan :
1.Adanya hubungan kekerabatan.
2.Kesadaran akan hubungan kekerabatannya.
3.Pergaulan berdasarkan hubungan kekerabatan
4.Kelompok saudara (kindred) yang sedang menghadiri perkawinan salah seorang anggotanya, dan kelompok saudara Magnus M. C. Donald di Marion, Illinois, sedang menikmati reuni tahunan keluarga.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: